Deretan Mobil Jadi Korban Dahsyatnya Badai Idalia

Deretan Mobil Jadi Korban Dahsyatnya Badai Idalia

Deretan Mobil Jadi Korban Dahsyatnya Badai Idalia

Dahsyatnya Badai Idalia – Badai Idalia menerjang Florida AS, pada Rabu (30/8/2023) dan diprediksi sedang menuju wilayah yang secara historis belum dipetakan. Badai, yang masih semakin intensif, telah mencapai status Kategori 4 (artinya kecepatan angin lebih dari 130 mph) dan diperkirakan akan mencapai daratan pada Rabu pagi. Badai ini diperkirakan akan melanda wilayah Big Bend Florida di lokasi yang belum pernah dilanda badai besar, yang berarti Kategori 3 atau lebih tinggi, dalam sejarahnya.

“Badai #Idalia kemungkinan akan menjadi peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di banyak lokasi di Florida Big Bend,” tulis kantor Layanan Cuaca Nasional Tallahassee di Twitter.

“Melihat kembali sejarah yang tercatat, tidak ada badai besar yang pernah melanda Teluk Apalachee. Ketika Anda mencoba membandingkan badai ini dengan badai lainnya, TIDAK PERLU. Tidak ada yang pernah melihat ini,” lanjut pernyataan tersebut, dikutip dari Mashable, Ahad (3/9/2023). Pada hari yang sama, Badai Idalia mendarat sebagai badai Kategori 3 di dekat Pantai Keaton di Big Bend, Florida, Amerika Serikat (AS), dengan kecepatan angin maksimum mendekati 200 kilometer per jam.

Badai ini pertama kali menghantam bagian barat Kuba pada hari Senin dan Selasa (28-29/8), di mana badai ini menghancurkan rumah-rumah dan membanjiri desa-desa di pulau tersebut. Siklon ini kemudian menguat di atas Teluk Meksiko dan bergerak ke utara dengan angin berkecepatan 210 kilometer per jam dan hembusan angin hingga 260 kilometer per jam, sebelum melemah menjadi badai Kategori 3 saat mencapai pantai Florida. Badai ini turun menjadi Kategori 2 satu jam setelah mendarat di dekat Pantai Keaton, sekitar 120 kilometer di sebelah tenggara Tallahassee.

Dahsyatnya Badai Idalia Mengakibatkan Banyak Kerugian

Idalia kemungkinan menjadi badai terkuat yang pernah melanda kawasan Big Bend di Florida sama seperti badai pada 1896. Badai tersebut bergerak ke arah utara pada Rabu dini hari, membanjiri banyak wilayah pesisir di sepanjang garis pantai Florida barat. Kecepatan angin Idalia mencapai 195 kilometer per jam ketika mencapai daratan, namun pada sore hari kecepatan angin berkurang menjadi 150 kilometer per jam.

Badai Idalia yang dahsyat menghantam Amerika bagian tenggara pada Rabu, membanjiri kota-kota pesisir Teluk Meksiko di negara bagian Florida sebelum anginnya melemah di daratan dan badai bergerak cepat ke arah timur laut menuju negara bagian Georgia. Pihak berwenang melaporkan setidaknya dua orang tewas dalam kecelakaan mobil terkait badai itu dan lebih dari 250.000 orang kehilangan aliran listrik. Badai mendorong ketinggian gelombang hingga hampir 2½ meter lebih tinggi dari biasanya di Cedar Key, dekat tempat badai Idalia mencapai daratan. Namun badai tersebut datang ke pantai ketika air surut, meminimalkan dampak buruk gelombang air banjir.

Presiden Joe Biden, Rabu, memperingatkan bahwa Badai Idalia “masih sangat berbahaya” meski kini melemah setelah mendarat di Florida. Berbicara di Gedung Putih, Biden mendesak penduduk mulai dari Florida hingga South dan North Carolina agar “tetap waspada.” Ia berjanji bahwa pemerintah federal akan berada di sana untuk membantu pemulihan negara bagian-negara bagian tersebut.

Biden mengatakan ia telah berbicara dengan gubernur Florida, Georgia, South Carolina dan North Carolina. Ia juga telah mengarahkan kepala Badan Manajemen Darurat Federal, Deanne Criswell, untuk ke Florida dan berkeliling negara bagian itu pada Kamis bersama Gubernur Ron DeSantis. Presiden juga menyampaikan kepada para korban kebakaran di Hawaii bahwa ia tetap “fokus” dalam membantu mereka membangun kembali, dan menegaskan janji bahwa pemerintah akan terus membantu “selama diperlukan.” Lebih dari 365.000 pelanggan di Florida dan Georgia kehilangan aliran listrik karena pohon-pohon tumbang tertiup angin dan air mengubah jalan-jalan menjadi sungai.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *